Harapan dan cita-cita
Harapan dan cita-cita,mungkin kata-kata itulah yang sering ditanyakan kepada kita semua semenjak kita kecil.Dulu ketika saya masih kecil sering saya mendengar pertanyaan "Kalau Besar Mau jadi apa?" , "Cita-citanya pengen jadi apa?" , dan lain sebagainya.Dulu saya sangat antusias menjawab semua pertanyaan itu semua,bahkan dulu saya mempunyai cita-cita yang sangat berbeda dengan anak kebanyakan lainnya.Saya Ingin menjadi ilmuwan antariksa,saya ingin menjadi orang pertama di Indonesia yang terbang ke bulan,saya ingin menjadi seorang profesor yang dapat menemukan karya-karya ilmiah tingkat dunia,bahkan karena terobsesinya akan sesuatu tentang antariksa, saya(umur 8th) pernah nekat mencoba-coba membuat roket buatan sendiri dengan menggunakan bambu botol bensin,dan hampir saya nyalakan roket itu,untung ibu saya mengetahuinya dan langsung melarangku untuk melakukan experimen-experimen gila itu.Sungguh cita-cita masa kecil adalah cita-cita murni dari diri sendiri.Membuat kita tergugah,bergairah,terhadap cita-cita itu.
Ya memang seperti itulah manusia, ia haruslah mempunyai suatu harapan ataupun cita-cita,dengan itu semua manusia dapat melakukan sesuatu sesuatu yang spektakuler yang membuat kita beda dengan makhluk lain,atau bahkan ROBOT!.Ya dengan harapan manusia tau mana yang harus ia lewati untuk mencapai harapan itu.Ia akan selalu fokus untuk mencapai harapan itu sehingga harapan itu dapat tercapai.
Lalu apa jadinya manusia tanpa harapan?Ia bagaikan seorang robot,tak tau harus kemana, ia merasa apa yang dilakukannya tak punya makna, tak mempengaruhi dirinya taupun orang lain,tindakannya hanya berdasarkan jangka pendek bukan jangka panjang sehingga tidak punya arti, ia bagaikan manusia tanpa jiwa.
Ya itulah pentingnya cita-cita dan harapan,semua itu membuat kita hidup,mempunyai jiwa,mempunyai arah,kemana harus kita tuju.Lalu apakah kamu sudah punya harapan?
Komentar